Kecelakaan Murti Akibat Jalan Berlubang Seret PU Bina Marga


Rachmad dummy editor    29 August 2017 (05:04)   LALU LINTAS
img

MOJOKERTO - Kecelakaan menewaskan Murti Firmani,  34, warga Dusun Tegalan,  Desa/Kecamatan Trowulan,  di Jalan Bypass Trowulan atau di depan Jembatan Timbang,  Kabupaten Mojokerto Senin (31/7) sore, diselidiki Satlantas Polres Mojokerto.

Sebab, selain akibat dilindas truk pakan ternak bernopol AA 1838 AA, dikemudikan Slamet Daud, warga Magelang, Jawa Tengah, dugaan kuat, korban meregang nyawa juga dipicu saat menghindari jalan berlubang. Saat itu, karyawan Swalayan Gajah Mada Kota Mojokerto ini mengendarai motor Honda Beat Nopol S 5019 NT sendirian dan dalam perjalanan pulang.

Selasa (1/8) pagi, korsp bersabuk putih bersama Dishub Kabupaten Mojokerto dan Provinsi Jatim melakukan identifikasi dan olah TKP.  Bahkan,  satlantas akan memanggil Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim selaku penanggung jawab jalan.

"Kecelakaan diduga karena jalan berlubang ini benar-benar menjadi atensi kami," kata Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto, Iptu Bachtiar Arifin, saat melakukan olah TKP. Menurutnya, olah TKP ini untuk melengkapi proses penyelidikan menuju penyidikan. "Yang jelas, korban atau kejadian terjadi karena kerusakan jalan, kami pastikan akan panggil penanggungjawab jalan," tandasnya.

Sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), penanggungjawab jalan harus ikut bertanggung jawab jika terjadi kecelakaan karena kerusakan jalan. Atas dasar itu, polisi bakal memproses sesuai aturan hukum. "Soal sanksi dilihat dari kesalahan dan proses terjadinya kecelakaan," tegasnya. 

KOMENTAR