Kota Mojokerto Kebanjiran, Ribuan Rumah Warga dan Polisi Terendam


Rachmad dummy editor    29 August 2017 (04:33)   LINGKUNGAN
img

Ribuan rumah di lima kelurahan padat penduduk di Kota Mojokerto terendam banjir akibat meluapnya Sungai Sadar. Selain itu, banjir setinggi lutut orang dewasa juga merendam rumah dinas dan asrama Polres Kota dan Kabupaten Mojokerto.

Pantauan detikcom hingga pukul 02.00 Wib, Selasa (21/2/2017), banjir terjadi di Kelurahan Miji, Kranggan, Jagalan, dan Sentanan di Kecamatan Kranggan, serta Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari. Ketinggian air antara sebetis hingga selutut orang dewasa.

Tak hanya masuk ke rumah-rumah penduduk, banjir juga menggenangi jalan-jalan lingkungan dan sejumlah jalan utama di pusat kota, seperti Jalan KH Nawawi, Jalan Kartini, dan Residen Pamudji.

Tak hanya merendam ribuan rumah di 5 keluarahan, banjir kali ini juga merendam kompleks rumah dinas perwira dan asrama anggota Polres Kota dan Kabupaten Mojokerto di Jalan Pahlawan, tepat di sisi utara Sungai Sadar.

Muslikah (59), warga Lingkungan Miji Baru 3, Kelurahan Miji mengatakan, banjir terjadi sejak pukul 22.00 Wib. Saat ini ketinggian air di jalan lingkungan mencapai lutut orang dewasa. Sementara di dalam rumah-rumah warga mencapai betis orang dewasa.

"Hujan deras terjadi mulai pukul 19.00-21.00 Wib membuat Sungai Sadar meluap," kata ibu satu anak ini kepada detikcom.

Sungai Sadar yang berasal dari Sungai Brangkal membelah Kota Mojokerto menuju ke Sungai Porong. Sungai ini berhulu dari wilayah Pacet, Kabupaten Mojokerto. Saat ini kondisi Sungai Sadar cukup mengkhawatirkan karena debit air terus naik.

Kendati begitu, Muslikah enggan mengungsi. Dia memilih begadang sembari menjaga rumahnya sampai banjir surut.

"Lingkungan kami hanya punya satu pompa untuk menyedot banjir ke Sungai Sadar. Namun, pompa seringkali macet. Kami berharap pemerintah menambah pompa air," ujarnya.

Kondisi serupa juga terjadi di Lingkungan Miji Baru 1, Kelurahan Miji yang terletak di utara Sungai Sadar. Subagio (55) warga setempat mengatakan, banjir terjadi sejak sekitar pukul 23.00 Wib. Bahkan, ketinggian air yang masuk ke pemukiman penduduk mencapai lutut orang dewasa.

Dia mengeluhkan tidak berfungsinya mesim pompa yang baru dipasang Pemkot Mojokerto di sudut simpang empat Makam Pahlawan. Bagaimana tidak, pompa kapasitas besar tersebut tak mampu menyedot air dari saluran pemukiman penduduk untuk dibuang ke Sungai Sadar.

"Pemasangan pipa (diameter 50 cm) pompa salah, seharusnya pipa diletakkan di atas sehingga bisa membuang air ke Sungai Sadar, ini malah dipasang di bawah tanah. Akibatnya kalah dengan tekanan Sungai Sadar, air dari pemukiman tak bisa keluar," keluhnya.
"Kemungkinan banjir akan semakin tinggi karena saat ini wilayah Pacet diguyur hujan deras. Kami khawatir kiriman air dari akan membuat Sungai Sadar semakin parah meluapnya," terangnya.


Kabag Ops Polres Kota Mojokerto, Kompol David Subagio menuturkan, ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Saat ini polisi mendatangkan mekanik untuk memompa air melalui saluran di depan kompleks asrama ke Sungai Sadar.


Tak hanya di wilayah kota, Kabupaten Mojokerto juga dilanda banjir. Diantaranya di Desa Banjaragung-Kecamatan Puri, Desa/Kecamatan Sooko, dan Jalan Garuda di Perumahan Puskopad, Kecamatan Sooko. Ketinggian air mencapai 80 cm

KOMENTAR