PATUNG BUDDHA TIDUR DI MOJOKERTO


Rachmad dummy editor    29 August 2017 (04:21)   PARIWISATA
img

Patung Buddha Tidur atau yang lebih dikenal dengan istilah sleeping Buddha menjadi salah satu obyek wisata di Mojokerto yang banyak dikunjungi anak-anak sekolah maupun kalangan umum.Patung Buddha Tidur berwarna keemasan yang memiliki panjang 22 meter dengan lebar 6 meter dan tinggi 4,5 meter.Patung yang dibuat pada tahun 1993 ini adalah yang terbesar ketiga didunia setelah Thailand dan Nepal.Indonesia gak kalah indahnya kan dari negara lain..?Patung ini menggambarkan wafatnya sang Buddha, Siddharta Gautama dalam kondisi tertidur.

     Dibagian bawah patung terdapat relief-relief yang menggambarkan kehidupan Buddha Gautama dan juga kolam air yang ditumbuhi tanaman teratai.Taman-taman yang cantik menambah nilai lebih destinasi tempat wisata ini.

 

LOKASI

     Patung ini dibangun didalam kompleks Maha Vihara Mojopahit didesa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.Untuk menuju lokasi Patung Buddha Tidur Mojokerto sangatlah mudah karena berada dijalan lintas Surabaya-Mojokerto-Jombang atau sebelah barat perempatan Trowulan ada plakat Patung Buddha Tidur masuk ke utara sekitar 200 meter.

 

 

TIKET MASUK

     Sebenarnya tempat ini adalah tempat persembayangan para umat Buddha akan tetapi seiring berjalannya waktu, tempat ini dibuka untuk umum jadi jangan sampai kita mengganggu para umat Buddha yang sedang sembayang. 

Tiket masuk Patung Buddha Tidur Mojokerto hanya Rp.2.000/orang, sangat murah bukan...!

Parkir motor Rp.2.000/motor.

 

WISATA YANG BISA DINIKMATI

RAMAI PENGUNJUNG DI AKHIR PEKAN

 

     Selain Patung Buddha Tidur juga ada patung-patung Buddha lain yang berukuran lebih kecil dan juga taman-taman sejuk yang akan menyambut pengunjung dengan ramah sehingga para pengunjung betah lama-lama didalam Vihara.Akan cukup susah mengambil foto Patung Buddha Tidur dalam keadaan sepi, setiap jepretan foto pasti ada saja orang yang juga sedang foto, hal itu sebagai bukti banyaknya masyarakat yang berkunjung baik tua, remaja dan anak-anak membaur menjadi satu didepan patung dengan seperangkat alat narsis mereka masing-masing.Untuk menyiasatinya kita bisa berkunjung ke Patung Buddha Tidur saat hari kerja, pengunjung akan lebih sedikit sehingga kita bisa leluasa berfoto dan terasa wisata ini hanya milik kita.

     Karena ini sebenarnya adalah tempat peribadatan, sehingga tak ada penjual makanan didalam vihara, hanya terdapat 1 penjual makanan ringan dan minuman saja.Jadi untuk makanan saya sarankan untuk beli dulu diluar.

KOMENTAR