KBO Lantas Polres Mojokerto IPTU H. Rosyid Berikan Hadiah Peserta ILM


musa    29 October 2017 (08:35)   SOSIAL
img

Semakin siang, peserta semakin antusias dengan beberapa celotehan-celotehan semangat untuk mendapatkan informasi dari pihak terkait. Kami memberikan beberapa waktu 15 menit untuk pemateri dari KBO Lantas Mojokerto, benar nama beliau baru-baru ini sudah bergelar H. Rosyid (IPTU) karena usai melaksanakan Haji sebagai rukun islam yang ke 5. Suaranya cukup menggelegar pada setiap kata yang terucap tegas, Pak Rosyid akrab panggilannya. Beliau yang memiliki ide untuk membuat jalur alternatif keselamatan di jalur cangar. Memang disana sering terjadi kecelakaan lalu lintas karena rem depan ataupun belakang tidak berfungsi sempurna dikarenakan terlalu bekerja keras dan panas sehingga tidak mampu untuk menahan laju motor jika di rem dari atas ke laju bawah tikungan Sendi atau akrab dengan nama Gotekan.

Pak Rosyid menyampaikan agar tetap berkendara dengan aman dan mengedepankan keselamatan diri agar selamat sampai tujuan. Jalur keselamatan ini bertujuan jika ada pengendara roda dua ataupun empat tidak mampu menahan laju bisa langsung lurus menuju jalur keselamatan tersebut. “jalur itu kita bikin seperti undak-undakan gunung, terdiri dari gundukan pasir yang lunak”, beliau juga menyampaikan berterimakasih atas kerjasam relawan yang membantu membuat gundukan-gundukan tersebut. Hal ini bertujuan agar catatan lantas semakin baik kedepannya dan terhindar dari kecelakaan yang berulang ditempat yang sama.

Uniknya pada sesi ini H. Rosyid juga melakukan tanya jawab terkait peraturan-peraturan korlantas dalam undang-undang, beliau sudah menyiapkan lembaran uang berwarna biru yang akan diberikan kepada penjawab yang benar dari pertanyaan beliau. Salah satu pertanyaan yang berhasil dijawab oleh saudara Taufiq atau akrab disapa AAN ini tentang Berapa besaran denda yang di kenakan pada pengendara yang tidak memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi) ? , Dia sukses sabet pertanyaan tersebut dengan jawaban “denda tidak memiliki sim yaitu 1.000.000 rupiah. Dia curhat tentang jawaban tersebut karena dulunya dia terkena denda tilang tidak memiliki SIM sebesar 1jt rupiah. Banyak peserta yang sukes mendapatkan hadiah dari bapak bertubuh dempal tersebut, namun ada satu peserta yang gagal mendapat hadiah uang karena salah, namun dia mendapat hadiah push up sebanyak 5 kali karena salah menjawab. (AH/Adm)

KOMENTAR