Rem Blong, Truk Sasar Xenia dan Motor, Pasutri Tewas


Rachmad dummy editor    29 August 2017 (02:54)   HUKRIM
img

MOJOKERTO – Petaka dialami pasangan suami istri (pasutri) Abdul Rochim, 30, dan Suyanti, 30, asal Dusun Plumpang Wetan, Desa Daditunggal, Kecamatan Ploso, Jombang.

Keduanya meregang nyawa setelah diseruduk truk fuso dari belakang saat melintas di Jalan Raya Bypass Mojokerto, tepatnya di traffic light PT Mertex, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (26/8) malam. Peristiwa tersebut diakibatkan laju truk mengalami rem blong sesaat setelah melewati eks tol atau jembatan Brantas.

Bayu Herwanto, 32, salah satu saksi mata mengatakan, kecelakaan maut ini terjadi sekitar pukul 20.40. Tiba-tiba truk memuat minuman kemasan Nopol K 1772 N melaju kencang tak terkendali di jalan menurun dari arah Surabaya menuju Jombang. Diduga, truk sudah mengalami kerusakan rem sesaat setelah melintasi jembatan bypass. 

Di saat bersamaan, situasi lalu lintas di depan truk cukup padat dan mengantre lantaran lampu traffic light menyala merah. ''Banyak kendaraan berhenti. Tapi, tiba-tiba truk nyelonong dari arah Surabaya,'' terangnya. Mengetahui kondisi itu, sang sopir, Edy Pranowo, 60, warga Jalan Nusa Indah IV, Jaten, Karanganyar, mencoba banting setir ke lajur kanan (arah Jombang-Surabaya) untuk menghindari deretan kendaraan yang berhenti karena lampu merah, namun gagal.

Truk terus meluncur lalu menabrak mobil Xenia Nopol S 1479 VB membawa 6 orang penumpang di depannya. Tabrakan pertama tak lantas membuat truk berhenti. Hingga akhirnya truk menyasar motor Honda Supra X 125 Nopol S 5176 ZO yang dikendarai kedua korban. Suyanti terjatuh dan terlindas truk. Sedangkan, suaminya, Rochim terseret di kolong truk bersama motor.

''Saya sudah berhenti, begitu juga motor, karena lampu merah. Setelah menabrak mobil saya, truk menabrak motor yang di depan sekitar 10 meter dari mobil saya,'' tambah Qirom, 36, sopir Daihatsu Xenia asal Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

KOMENTAR